Susu Kambing, Prengus Tapi Nyuss
Termasuk di Indonesia, susu kambing memang kalah tenar dibandingkan dengan susu sapi. Ini bisa dibuktikan dengan mengamati berbagai merk susu formula yang ada di pasaran. Hampir semuanya berbahan dasar susu sapi. Mungkin karena kambing identik dengan prengus alias lebus kali yaa?
Tapi kalau sudah bicara dengan kacamata gizi, susu kambing boleh diadu dengan susu sapi. Bagi mereka yang sering diare, sebaiknya memilih susu kambing karena lebih rendah kadar laktosanya dibandingkan dengan susu sapi. Tak cuma itu, susu kambing juga tidak mengandung beta-lactoglobulin. Inilah senyawa yang memicu terjadinya reaksi berupa alergi seperti asma, eksim, radang pada kulit, ganggguan pencernaan, dan banyak lagi.
Nah buat yang selama ini suka paranoid sama susu gara-gara takut gemuk, susu kambing patut dicoba. Tak usah cemas karena rantai asam lemaknya lebih pendek dibandingkan susu sapi sehingga lebih mudah dicerna dan diserap pencernaan manusia. Susu kambing juga bebas dari agglutinin sebagaimana dimiliki susu sapi. Agglutinin inilah senyawa yang membuat molekul lemak menggumpal.
Hebatnya lagi, susu kambing memiliki kandungan protein tinggi. Tahu kan kegunaan protein? Ya, protein adalah zat yang sangat diperlukan untuk pertumbuhan dan pembentukan jaringan tubuh. Ingat, pertumbuhan lho ya, bukan pemelaran. Secangkir susu kambing 244 gram memiliki kandungan protein 8,7 gram, unggul 0,6 gram daripada susu sapi.
Kabar baik tentang susu kambing ini juga perlu disampaikan ke anak-anak. Karena anak yang minum susu kambing memiliki kepadatan tulang lebih baik, kadar hemoglobin meningkat, serta tercukupi kebutuhannya akan asupan vitamin A, B1, B2, dan B3 yang diperlukan selama masa pertumbuhan dan perkembangan sel saraf dan otaknya. Jadi, kalau ingin anak anda sehat, aktif, dan cerdas, beri susu kambing saja ya. Hal ini dikarenakan susu kambing mengandung 32,6% kalsium dan 27% fosfor. Bandingkan saja dengan susu sapi yang hanya memiliki 29,7% kalsium dan 23,2% fosfor.
Tapi, bagaimana dengan nasib mereka yang memiliki tekanan darah tinggi? Kabarnya, susu kambing tidak bagus buat mereka ya? Ternyata isu itu tidak memiliki kebenaran ilmiah. Justru, karena susu kambing mengandung kalium mampu menstabilkan tekanan darah dan mengatur kinerja jantung manusia. Berdasarkan sebuah riset terhadap 40.000 pria pengkonsumsi susu kambing selama 4 tahun di Amerika, ditarik kesimpulan bahwa penikmat susu kambing memiliki resiko terserang stroke yang lebih rendah.
Bagaimana? Masihkah anda meragukan susu kambing?
Komentar
Posting Komentar